Tentang Green Policing Riau
Green Policing Riau adalah observatorium publik yang merangkum data satelit dan sumber terbuka tentang hutan, wilayah kelola rakyat, dan konflik tenurial di Provinsi Riau menjadi satu peta yang bisa diperiksa siapa saja. Bukan portal pelaporan resmi Polri.
Arti nama
Green Policing Polda Riau memakai perisai daun dan palet resmi: hijau hutan (#1F4C15) sebagai identitas, hijau zaitun (#8A9A5B) sebagai aksen lembut, oranye terang (#FF7722) hanya untuk aksi dan peringatan, serta emas untuk penanda resmi. Situs ini tetap observatorium data, bukan portal perkara Polri.
Kenapa ini ada
Riau adalah lansekap rapat: gambut, konsesi, taman nasional, kenegerian, dan klaim kebun berimpitan. Saat hutan hilang, masyarakat adat dan satwa kehilangan ruang hidup. Kami menyatukan data yang tersebar agar siapa pun bisa melihat, bukan menuduh.
Apa yang ada di peta
Kami mengumpulkan data dari sumber yang kredibel dan menampilkannya apa adanya:
- Peringatan deforestasi hampir real-time (RADD & GLAD, resolusi 10–30 m)
- Konsesi sawit, HTI, logging, dan jejak tambang
- Kawasan lindung & moratorium, Taman Nasional, Suaka Margasatwa, Cagar Alam, dan lainnya
- Kejadian banjir dan longsor (BNPB DIBI)
- Habitat dan perjumpaan satwa terancam
Prinsip kami
Kami tidak menarik kesimpulan
Kami mengumpulkan dan menampilkan data yang tersebar, lalu membiarkan pembaca menilai sendiri. Tidak ada tuduhan, tidak ada vonis terhadap pihak mana pun.
Setiap klaim bisa diklik
Semua yang tampil di peta dapat ditelusuri ke dataset sumbernya, lengkap dengan tanggal pengambilan dan lisensinya.
Dapat direproduksi
Seluruh pipeline data dan kode bersifat sumber terbuka. Siapa pun dapat menjalankan ulang dan memperoleh angka yang sama.
Independen & nirlaba
Kami tidak menjual data, tidak beriklan, dan tidak berpihak.
Sumber terbuka
Kode situs ini diturunkan dari Mandum Rimba (AGPL-3.0). Setiap dataset tetap milik sumbernya. Lihat Sumber Data dan kredit Mandum Rimba.
Mulai jelajahi: Peta · Sumber Data · Apresiasi
