Kepmen Kehutanan 440/2026 · 2025–2029
Roadmap Hutan Adat
Visualisasi strategi inovasi percepatan hutan adat: subjek MHA diakui di kabupaten/kota, objek hutan ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan, data dibuka, dan Satgas menjaga agar berkas tidak mengendap.
Disarikan dari paparan Kemendagri 20 Agustus 2026, peta jalan Satgas PKTHA, dan Keputusan Menteri Kehutanan 440 Tahun 2026. Bukan salinan resmi dan bukan portal Polri.
Inovasi subjek
MHA diakui dulu, hutan ditetapkan kemudian
Permendagri 52/2014 dan PP 16/2026 memindahkan bottleneck ke kabupaten/kota: identifikasi, verifikasi, SK/Perda, lalu registrasi ke Mendagri. Tanpa subjek, objek hutan adat tidak bisa jalan.
Kemendagri · 20 Agustus 2026
Inovasi kewenangan
PP 16/2026 memecah SK bersama
Provinsi menetapkan MHA lintas kabupaten. Menteri Dalam Negeri menetapkan yang lintas provinsi. MHA yang tidak jadi Desa Adat ditata lewat Lembaga Adat Desa, lalu diberi nomor register.
PP 16/2026 · UU Desa
Inovasi kelembagaan
Satgas sebagai mesin koordinasi
Kepmen 144/2025 diperbarui Kepmen 121/2026. Satgas menyatukan Kemenhut, Pemda, CSO, dan mitra agar 95 usulan lengkap dan 123 yang belum lengkap tidak mengendap di meja yang berbeda.
Kepmen 144/2025 · 121/2026
Inovasi prioritas
Clean and clear dulu, tumpang tindih kemudian
Hanya 32 usulan (53.497 ha, 3,7%) bersih dari tumpang tindih. Itu prioritas percepatan. Sisanya — 43,6% di hutan konservasi — butuh harmonisasi Ditjen PS, Planologi, KSDAE, dan PHL.
Kepmen 440/2026 Tabel 3
Lensa Riau813 hektare sudah SK, 49 ribu masih di antrian
Riau baru 3 SK seluas 813 ha. Di daftar 123 usulan belum lengkap, dua belas komunitas Riau menunggu kelengkapan Perda/SK dan peta — total 49.133 ha, termasuk kenegerian Kampar dan Anak Rawa Siak.
SK hutan adat Riau
3
813 ha
KK tercatat
6.596
Dari 3 unit yang sudah ditetapkan
Produk hukum daerah
9
3 Perda provinsi · 1 Perda kab · 5 SK
Target pengakuan 2027
1 MHA
Rakortekrenbang: 36 MHA nasional
Sudah masuk penanganan 2025
Sakai Bathin Sobanga · Bengkalis
Usulan 149 ha, rekomendasi Timdu 110 ha. Ini satu-satunya unit Riau di jalur penetapan tahun itu.
Usulan Riau pada daftar 123 berkas belum lengkap (Kepmen 440/2026 Tabel 9). Bukan dakwaan dan bukan batas resmi.| Komunitas / hutan adat | Kabupaten | Luas usulan (ha) |
|---|
| Kenagarian Tanjung Belit | Kampar | 300 |
| Kenegerian Aur Kuning | Kampar | 182 |
| Kenegerian Batu Sanggan | Kampar | 5.814 |
| Kenegerian Gajah Bertalut | Kampar | 44 |
| Kenegerian Kuok | Kampar | 1.825 |
| Kenegerian Terusan | Kampar | 4.847 |
| Melayu Domo | Kuantan Singingi | 800 |
| Pebatinan Sibokol-Bokol | Pelalawan | 2.734 |
| Bonai | Rokan Hulu | 2.868 |
| Masyarakat Tangun | Rokan Hulu | 8.787 |
| Menaro Sati | Siak | 1.979 |
| Asli Anak Rawa | Siak | 18.953 |
| Jumlah usulan Riau | 49.133 |
Bandingkan dengan katalog editorial di Wilayah Kelola.